Senin, 26 April 2021

Pengantar Komputer & TI 2A_Data Flow Diagram (DFD)

 



1.               DFD merupakan singkatan dari DATA FLOW DIAGRAM yang dapat diartikan ialah ilustrasi alur sebuah sistem. Biasanya DFD banyak digunakan oleh seseorang yang bekerja di bidang sistem informasi. Data Flow Diagram (DFD) memberikan tampilan secara visual tentang aliran data dan informasi dari suatu sistem. Visual dari DFD ini mengambarkan siapa saja yang terlibat pada sistem tersebut dari start sampai finish. DFD sering kali dipakai untuk mengambarkan suatu sistem yang sudah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan.

 DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi[1]fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.

DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.

DFD pertama kali pengunaannya dipopulerkan oleh Larry Constantine dan Ed Yourdon dalam structured analysis and design technique. Notasi DFD memiliki acuan pada teori grafik yang awalnya digunakan untuk penelitiaan operasional adlam permodelan alur kerja dalam suatu organisasi. Terdapat banyak simbol yang mengambarkan DFD, satu dengan simbol lain memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda. Pada tahun 1979 Tom DeMarco menyimpulkan komponen DFD terdiri dari Entitas, Proses, Aliran dan Data Store.

 

2.     Setelah mengetahui pengertian dari DFD,

Adapun Fungsi dari Data Flow Diagram adalah :

 

1.       Data Flow Diagram adalah alat yang sangat berguna untuk komunikasi. Ini membantu untuk memberikan wawasan yang dapat diakses untuk yang belum tahu.

2.      Komponen visual sangat penting. Perampingan dan transformasi ke dalam diagram memberikan pemahaman yang jelas tentang apa yang terjadi dengan sistem.Karena sistem notasi yang mudah diikuti, memungkinkan dicerna bahkan proses yang paling rumit dan memecahnya ke dalam bagan yang dapat dipahami.

3.      Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang  dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.

4.     DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.

5.      DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

 

3.     Syarat-syarat pembuatan DFD ini adalah :

1.      Pemberian nama untuk tiap komponen DFD. 

Agar pemakai mengetahui dengan lingkungan mana saja sistem mereka berhubungan, komponen terminator ini harus diberi nama sesuai dengan lingkungan luar yang mempengaruhi sistem ini. Biasanya komponen terminator diberi nama dengan kata benda.Selanjutnya adalah komponen proses. Komponen proses ini mewakili fungsi sistem yang akan dilaksanakan atau menunjukkan bagaimana fungsi sistem dilaksanakan oleh seseorang, sekelompok orang atau mesin. Maka sangatlah jelas bahwa komponen ini perlu diberi nama yang tepat, agar siapa yang membaca DFD khususnya pemakai akan merasa yakin bahwa DFD yang dibentuk ini adalah model yang akurat.

Pemberian nama pada komponen proses lebih baik menunjukkan aturan-aturan yang akan dilaksanakan oleh seseorang dibandingkan dengan memberikan nama atau identitas orang yang akan melaksanakannya. Karena nama untuk komponen proses lebih baik menunjukkan tugas/fungsi sistem yang akan dilaksanakan, maka lebih baik pemberian nama ini menggunakan kata kerja transitif.

         2. Pemberian nomor pada komponen proses.

Nomor proses dapat diberikan dari kiri ke kanan, atau dari atas ke bawah, atau dapat pula dilakukan dengan pola-pola tertentu selama pemberian nomor ini tetap konsisten pada nomor yang dipergunakan. Nomor-nomor proses yang diberikan terhadap komponen proses ini tidak dimaksudkan bahwa proses tersebut dilaksanakan secara berurutan. Pemberian nomor ini dimaksudkan agar pembacaan suatu proses dalam suatu diskusi akan lebih mudah dengan hanya menyebutkan prosesnya saja jika dibandingkan dengan menyebutkan nama prosesnya, khususnya jika nama prosesnya panjang dan sulit.Maksud pemberian nomor pada proses yang lebih penting lagi adalah untuk menunjukkan referensi terhadap skema penomoran secara hirarki pada levelisasi DFD. Dengan kata lain, nomor proses ini merupakan dasar pemberian nomor pada levelilasi DFD.

3.     Penggambaran DFD sesering mungkin agar enak dilihat.

Penggambaran yang enak untuk dilihat dapat dilakukan dengan memperhatikan hal-hal berikut ini:

·        Ukuran dan bentuk proses.

Beberapa pemakai kadang-kadang merasa bingung bila ukuran proses satu berbeda dengan proses yang lain. Mereka akan mengira bahwa proses dengan ukuran yang lebih besar akan diduga lebih penting dari proses yang lebih kecil. Hal ini sebenarnya hanya karena nama proses itu lebih panjang dibandingkan dengan proses yang lain. Jadi, sebaiknya proses yang digambarkan memiliki ukuran danbentuk yang sama.

·        Alur data melingkar dan alur data lurus.

Alur data dapat digambarkan dengan melingkar atau hanya garis lurus. Mana yang lebih enak dipandang tergantung siapa yang akan melihat DFD tersebut.Penggambaran DFD sesering mungkin - Data Flow Diagram

·        DFD dengan gambar tangan dan gambar menggunakan mesin.

DFD dapat digambarkan secara manual atau dengan menggunakan bantuan mesin, tergantung pilihan pemakai atau profesional sistem.

        4. Penghindaran penggambaran DFD yang rumit.

Tujuan DFD adalah untuk membuat model fungsi yang harus dilaksanakan oleh suatu sistem dan interaksi antar fungsi. Tujuan lainnya adalah agar model yang dibuat itu mudah dibaca dan dimengerti tidak hanya oleh profesional sistem yang membuat DFD, tetapi juga oleh pemakai yang berpengalaman dengan subyek yang terjadi. Hal ini berarti DFD harus mudah dimengerti, dibaca, dan menyenangkan untuk dilihat.

Pada banyak masalah, DFD yang dibuat tidak memiliki terlalu banyak proses (maksimal enam proses) dengan data store, alur data, dan terminator yang berkaitan dengan proses tersebut dalam satu diagram.

Bila terlalu banyak proses, terminator, data store, dan alur data digambarkan dalam satu DFD, maka ada kemungkinan terjadi banyak persilangan alur data dalam DFD tersebut. Persilangan alur data ini menyebabkan pemakai akan sulit membaca dan mengerti DFD yang terbentu. Jadi semakin sedikit adanya persilangan data pada DFD, maka makin baik DFD yang dibentuk oleh profesional sistem.

Persilangan alur data ini dapat dihindari dengan menggambarkan DFD secara bertingkat-tingkat (levelisasi DFD), atau dengan menggunakan pemakaian duplikat terhadap komponen DFD.Komponen DFD yang dapat menggunakan duplikat hanya komponen store dan terminator. Pemberian duplikat ini juga tidak dapat diberikan sesuka profesional sistem yang membuat DFD, tetapi makin sedikit pemakaian duplikat, makin baik DFD yang terbentuk.Pemberian duplikat terhadap data store dilakukan dengan memberikan simbol garis lurus (x) atau asterik (*), sedangkan untuk terminator menggunakan simbol garis miring (/) atau asterik (*). Banyaknya pemberian simbol duplikat pada duplikat yang digunakan tergantung banyaknya duplikat yang digunakan.

        5. Pemastian DFD yang dibentuk itu konsiten secara logika.

Penggambaran DFD harus konsisten terhadap kelompok DFD lainnya. Profesional sistem menggambarkan DFD berdasarkan tingkatan DFD dengan tujuan agar DFD yang dibuatnya itu mudah dibaca dan dimengerti oleh pemakai sistem. Hal ini sesuai dengan salah satu tujuan atau syarat membuat DFD.






Selasa, 20 April 2021

Pengantar Komputer & TI 2A_Konsep Dasar Informasi

 




1.      Pada era globalisasi dan informasi saat ini, peranan sistem informasi telah menjadi salah satu syarat mutlak atau kunci keberhasilan yang harus dipahami dan diterapkan oleh seluruh organisasi, baik swasta (private) maupun publik (government). Hampir seluruh aktivitas organisasi, seperti aktivitas pemerintahan, usaha/bisnis, perbankan, pelayanan kepada pelanggan atau konsumen (customer), pengambilan keputusan, formulasi strategi kompetitif organisasi, dan berbagai ragam aktivitas lainnya tidak dapat terlepas dari sistem informasi. Oleh karena itu, pemahaman dan penerapan sistem informasi secara benar dan tepat pada semua level organisasi, mulai dari level operasional (pelaksana teknis) hingga level pimpinan puncak (top leader) akan sangat mempengaruhi pencapaian keberhasilan organisasi. Sebelum lebih jauh membahas tentang pengertian sistem, harus mengetahui asal kata dari sistem tersebut.

Pengertian sistem dapat ditelusuri dari sisi asal katanya, yakni dari Bahasa Inggris yang disebut sebagai system. Seluruh Kamus Inggris-Indonesia menerjemahkan kata system sebagai susunan (Echols dan Shadily, 1995). Misalnya yang terdapat dalam kata sistem syaraf berarti susunan syaraf, sistem jaringan berarti susunan jaringan, dan lain sebagainya.

Sistem dalam bahasa Latin ( systēma) dan Yunani ( sustēma ), arti kata sistem dari bahasa tersebut adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen dan elemen yang dihubungkan untuk memudahkan aliran materi, informasi atau energi untuk mencapai tujuan tertentu. Sekumpulan elemen yang saling berkaitan & saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Pencapaian tujuan dimaksud menyebabkan timbulnya dinamika, perubahan yang terus-menerus perlu dikembangkan dan dikendalikan. Mengacu pada definisi atau pengertian sistem sebagaimana yang telah diuraikan, dapat dinyatakan bahwa sistem sebagai gugus dari elemen-elemen yang saling berinteraksi secara teratur.

Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara di mana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut. Jadi dalam area sistem informasi, terminologi sistem digunakan untuk menjelaskan sekumpulan komponen-komponen yang berkaitan satu sama lain yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan umum, yaitu dalam menerima masukan-masukan dan menghasilkan keluaran-keluaran dalam suatu proses transformasi yang terorganisir. Sistem yang demikian sering disebut sebagai suatu sistem yang dinamis.

2.      Setelah mengetahui pengertian dari sistem,adapun contoh sistem dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai berikut :

·       E commerce

Contoh penerapan sistem informasi selanjutnya adalah e commerce atau perdagangan online. Ini mungkin salah satu contoh yang paling banyak diterapkan dan dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Banyak sekali layanan e commerce yang tersebar di masyarakat Indonesia pada masa sekarang.Perdagangan online ini cara kerjanya juga mempermudah proses perdagangan yang ada. Metode kerjanya pun mudah dimana seseorang hanya perlu memasukkan pencarian barang yang diinginkan lalu pilih beli. Nanti komponen sistem informasi berupa output akan muncul yakni barang yang dibeli tadi.

·       E-Learning

E learning atau electronic learning merupakan sistem informasi yang diterapkan dalam sekolahan. Penerapan sebuah data yang diproses dan disebarkan melalui teknologi. Banyak sekali manfaat dari hadirnya sistem informasi di bidang pendidikan ini, diantaranya kemudahan. Kemudahan yang ditawarkan tidak hanya berupa penghematan waktu, tapi juga penghematan kertas. Karenanya contoh dari sistem informasi ini sangat berguna dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

·       Video Call

Ini adalah sistem informasi yang tempat penerapannya ada di handphone. Cara kerjanya sangat luar biasa mudah tinggal mendownload aplikasi yang menyediakan fasilitas video call. Selanjutnya tinggal melakukan pendaftaran melalui nomor telepon.Pada zaman sekarang banyak sekali aplikasi yang menyediakan fasilitas video call bahkan fasilitas tersebut sudah merupakan bawaan dari handphone. Biasanya fasilitas video call ini menjadi satu dengan aplikasi chatting yang menggunakan kuota internet sebagai sarananya. Sehingga untuk melakukan video call ini pastikan kamu memiliki koneksi internet.

·       Sistem Layanan Mahasiswa

Sistem layanan ini adalah contoh sistem informasi yang dibuat untuk memudahkan mahasiswa dalam menjalankan kegiatan akademik maupun non akademik di kampusnya.Contohnya, dengan adanya sistem layanan mahasiswa ini, mahasiswa sebagai pengguna dapat mengakses informasi kegiatan akademis, informasi nilai, atau kegiatan akademik lainnya. Dari sistem layanan ini, mahasiswa juga bisa mendaftar mata kuliah yang akan diambil setiap semester.

 

3.      Bisa,karena sistem dan informasi saling berhubungan dan berkaitan erat satu sama lain.

Secara Etimologi Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”. Banyak orang menggunakan istilah “era informasi”, “masyarakat informasi,” dan teknologi informasi, dalam bidang ilmu informasi dan ilmu komputer yang sering disorot, namun kata “informasi” sering dipakai tanpa pertimbangan yang cermat mengenai berbagai arti yang dimilikinya.

 

Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan. Dan merupakan gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.Terdapat empat langkah dalam membangun suatu sistem informasi, yaitu menentukan serta mengetahui masalah, menyediakan solusi alternatif, memilih solusi, dan mengimplementasikan solusi yang dipilih. Ketiga langkah pertama disebut sebagai analisis sistem.

 

Tujuan dari sistem informasi adalah menghasilkan informasi. Sistem informasi selalu melibatkan data-data penting dimana data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya. Data yang diolah saja tidak cukup dapat dikatakan sebagai suatu informasi. Untuk dapat berguna, maka informasi harus didukung oleh tiga pilar sebagai berikut: tepat kepada orangnya atau relevan (relevance), tepat waktu (timeliness), dan tepat nilainya atau akurat (accurate). Keluaran yang tidak didukung oleh tiga pilar ini tidak dapat dikatakan sebagai informasi yang berguna, tetapi merupakan sampah (garbage).

Selasa, 06 April 2021

Pengantar Komputer & TI 2A _Data dan Informasi




Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti membutuhkan data dan informasi untuk segala keperluan penuhan kebutuhan. Sebelum membahas kegunaan data dan informasi dalam kehidupan sehari-hari mari kita bahas pengertiannya. Adapun definisi dari kata data adalah suatu istilah majemuk dari datum atau data item yang berarti fakta atau bagian dari kata yang mengandung arti yang berhubungan dengan kenyataan gambar-gambar,kata-kata,angka-angka,huruf-huruf atau symbol-simbol yang menujukan ide,objek,kondisi atau situasi. Dapat disimpulkan bahwa data merupakan bahan yang akan diolah menjadi suatu bentuk yang lebih berguna dan bermanfaat. Sedangkan informasi merupakan hasil kesaksian atau rekaman peristiwa atau data yang berasal dari fakta yang tercatat dan selanjutnya dilakukan pengolahan (proses) menjadi bentuk yang berguna dan berarti bagi pemakainya yang pada akhirnya akan mempengaruhi kehidupan pemaki informasi.

Setelah kita mengetahui dari masing-masing pengertian data dan informasi juga memiliki kegunaan. Yang pertama kita bahas kegunaan data misal dalam kegiatan : 

  •  Perpustakaan, dalam lingkup perpustakaan, tentu data banyak membantu dengan memberi kemudahan dalam pengakses informasi data buku dan mempercepat proses peminjaman buku. Saat ada peminjaman buku Kita cukup mengetikkan ID mahasiswa atau judul buku, maka riwayat peminjaman buku dan detail buku pun akan langsung muncul dilayar.
  • Sistem Apoteker, sistem apoteker juga banyak dibantu dalam hal pengelolaa data pasien dan sistem stock obat, stock obat dapat dikontrol dengan rutin secara mudah melalui aplikasi yang menggunakan basis data sistem apoteker. Dan juga pembuatan resep obat dan pembuatan slip reset obat dimudahkan dengan fitur Reporting pada basis data.
  • Dinas Pemerintahan, data sangat membantu dalam pengelolaan data dinas pemerintahan dimana data dan informasi pengelolaan aplikasi web dinas tersimpan di basis data. Sebut saja beberapa aplikasi on-line pemerintahan seperti BPJS, SIM Online, Sensus Penduduk, dan masih banyak lagi. Dengan adanya basis data, pengelolaan data administrasi yang dibutuhkan tentu menjadi semakin mudah, cepat, dan efisien.
  • Ekspedisi, dimana data dapat digunakan untuk pemesanan tiket online, tiket pesawat terbang. Hal tersebut dapat memudahkan pembeli untuk melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum.
  • Universitas, kegunaan data disini yaitu sebagai sistem pendaftaran mahasiswa/i baru, sistem pelaporan nilai ujian/tes dan masih banyak lainnya kegunaan data didalam dunia kampus.

 

Setelah mengetahui kegunaan dari data,selanjutnya membahas mengenai kegunaan dari informasi dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali kegiatan yang kita lakukan setiap hari pasti membutuhkan informasi seperti kegiatan berikut ini :

1.      Perkuliahan daring, setiap hari kita butuh informasi mengenai kegiatan perkuliahan misal kita harus mencari informasi apaka dosen mata kuliah yang bersangkutan dapat hadir atau tidak,kemudia jika hadir dosen tersebut akan masuk pukul berapa atau jika tidak apakah dosen tersebut akan memberikan tugas sebagai gantinya. Kegiatan rutin tersebut setiap harinya membutuhkan informasi yang berbeda-beda.

2.      Berlibur ke suatu tempat, dalam situasi pandemic seperti ini banyak sekali larangan ataupun batasan dalam melakukan kegiatan di luar,padahal saat ini sudah di berlakukan “new normal” yang dimana semua orang dapat melakukan kegiatan seperti biasanya tetapi diharusnya mematuhi protocol kesehatan. Misal saat weekend nanti saya dan keluarga akan pergi berlibur ke puncak. Sebelum pergi kita membutuhkan informasi yang utama adalah apakah akses perjalanan ke puncak dibuka? Kedua apakah ada pemberlakuan PSBB disekitar sana? Ketiga apakah harus membawa surat pernyataan swab test anti gen negative? Dan masih banyak lagi informasi yang harus kita cari dalam melakukan aktivitas.

3.      Saat hujan deras semalaman, hal yang paling sederhana yang akan kita cari informasi yaitu “apakah wilayah-wilayah tertentu banjir?” karena jika tidak mencari informasi sebelumnya misal di wilayah yang akan kita lewati banjir hal tersebut berdampak pada kemacetan dimana-mana,motor mogok karena menerobos banjir,dsb. Maka dari itu informasi sangat penting sebelum melakukan tindakan sehari-hari.

4. Penggunaan sosmed, setiap hari pasti kita mengakses sosial media seperti whatsapp,instagram,tiktok,dll. Sebelumnya kita harus mencari tau bagaimana aplikasi ini dapat digunakan dengan bijak dalam melanggar hukum yang berlaku. Maka dari itu kita butuh informasi baik dari teman,keluarga,dsb.

5.      Situasi pandemic, saat ini Indonesia sedang mengalami masa dimana segala aktivitas tidak bisa dilakukan secara normal karena segala kegiatan manusia dibatasi dan dilarang. Masalah ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan manusia. Maka dari itu situasi saat ini kita harus giat dalam mencari informasi baik mengenai jumlah orang yang terkena virus, apa saja yang harus dilakukan agar kesehatan tetap terjaga sampai dengan vaksin yang sudah bisa di berikan. Agar kita selalu terhidar dari penyakit.


2. Contoh Informasi :

·       “Kemenkes Buka Opsi Vaksinasi COVID-19 di Malam Hari Saat Ramadhan”

Informasi tersebut terdiri dari data : Vaksin COVID-19 & Kegiatan Kemenkes saat Ramadhan

·       “Minuman jus wortel kaya akan vitamin A”

Informasi tersebut terdiri dari data : Kandungan Jus Wortel

·       “Harga buah merangkak naik sekitar 500 rupiah per buahnya”

Informasi tersebut terdiri dari data : Harga Buah

·       “Pembangunan jalan akan dilakukan pada bulan Oktober 2018 sepanjang 2 kilometer”

Informasi tersebut terdiri dari data : Pembangunan Jalan

·       Kenaikan harga BBM adalah Rp 500 per liter untuk jenis pertamax.

Informasi tersebut terdiri dari data : Kenaikkan Harga BBM

3. Sebelum membahas konsep digital format data,apa pengertian dari format data?

Format Data adalah petunjuk sebuah jenis dari data tersebut. Data pada komputer memiliki berbagai macam format contohnya gif, png, jpg, "ls, doc, pdf dan sebagainya tergantung dari perangkat lunak pengolahnya. Dari contoh tersebut kita dapat menjelaskan masing-masing dari format tersebut.

PDF (Portable Document Format)

Format penyimpanan file dalam bentuk “.pdf” yang mampu menampilkan data berupa teks maupun gambar. Setiap file menyimpan bentuk format penulisan dan jenis huruf secara umum dibuka menggunakan software Adobe Acrobat Reader.

- .doc (Microsoft Office Word)

Format penyimpanan file dari Microsoft Word yang dimana bentuk format ini mampu menyimpan teks dan format penulisan. ), sehingga dapat langsung di edit kata atau kalimat dalam dokumen tersebut.Secara umum dibuka menggunakan software Microsoft Office Word.

- .xls (Microsoft Office Excel) 

adalah Format penyimpanan file dari Microsoft Excel yang dimana bentuk format ini mampu mengenali format tabel/bagan dalam dokumen asli.

- .txt

Bentuk format “.txt” umum dapat dibuka di semua komputer, hampir tanpa memerlukan software khusus, karena sudah disediakan dari komputer anda masing-masing. Format ini hanya menyimpan tulisan (teks), dengan sedikit sekali bentuk penulisan (tanpa ada bold, italic, dan sejenisnya), selain kemudahan membuka file dimana pun, format ini mempunyai ukuran file terkecil dibanding dengan format lainnya.

- .jpeg (Joint Photography Expert Group) atau .jpg. Bentuk format ini dikhususkan untuk penyimpanan file gambar/foto. Format “.jpeg” ini dapat diatur tingkat kompresi nya, sehingga antara kualitas dan kapasitas penyimpanan bisa diatur (semakin besar kompresi gambar maka semakin kecil ukuran file, begitu juga sebaliknya). Akan tetapi, hasil scan JPEG apabila dikompres terlalu banyak akan menghilangkan kedetailan gambar dan warna yang kurang tajam.Secara umum dibuka menggunakan Windows Picture, Paint, dan software lain yang menunjang.

- .png (Portable Network Graphic). Bentuk format ini dikhususkan juga untuk penyimpanan file gambar/foto, hampir sama seperti format .jpeg. Namun bentuk file ini optimal untuk menyimpan gambar atau dokumen yang banyak menggunakan warna solid (tidak lebih dari 256 warna), karena dasar algoritma penyimpanannya menggunakan “jumlah warna” hasil penyimpanannya hampir tanpa kompresi sama sekali, sehingga file gambar akan tetap sama seperti aslinya. Bentuk format ini bisa menampilkan gambar transparan.Secara umum dibuka menggunakan software Windows Picture, Paint, dan software lain yang menunjang.


SEKIAN & TERIMAKASIH

Pengantar Komputer & TI_Simbol-Simbol Flowchart

  Simbol-simbol yang biasa digunakan dalam flowchart dibagi menjadi 3 bagian diantaranya: 1.      Flow direction symbols Simbol ini biasan...