Rabu, 30 Juni 2021

Pengantar Komputer & TI_Penggunaan Algoritma

 

 

Algoritma adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Banyak cabang ilmu komputer yang diacu dalam terminologi algoritma. Hampir di semua aktivitas pemrograman pasti tidak akan lepas dengan yang namanya algoritma karena menjadi dasar pijakan yang paling penting dalam membuat suatu program. Tanpa adanya pengetahuan lebih mengenai algoritma pemrograman maka hasil yang diperoleh pasti tidaklah maksimal. Salah satu yang paling penting bagi seorang programmer sebelum membuat program adalah memahami terlebih dahulu logika yang akan dipakai atau biasa disebut algoritma yang akan digunakan. Sebelum membuat program Anda harus mengetahui pengertian dari algoritma pemrograman.

Pengertian algoritma adalah suatu urutan atau alur yang dipakai dalam perhitungan atau pemecahan masalah secara sistematis, dan dalam aktivitas pemrograman algoritma seringkali dianggap sebagai logika dalam penentuan program yang akan dibuat. Pendapat lain mengatakan definisi algoritma adalah proses atau serangkaian aturan yang harus diikuti dalam perhitungan atau operasi pemecahan masalah lainnya, terutama oleh komputer. Dengan kata lain, semua susunan logis yang diurutkan berdasarkan sistematika tertentu dan digunakan untuk memecahkan suatu masalah dapat disebut dengan algoritma. Algoritma pemrograman menjelaskan cara melakukan sesuatu, dan komputer Anda akan melakukannya persis seperti itu setiap saat.

Langkah-langkah di dalam algoritma haruslah logis, ini berarti hasil dari urutan langkah  -   langkah tersebut harus dapat ditentukan, benar atau salahnya. Pengaruh sebenarnya algoritma pada pemograman yaitu pada letak langkah-langkah sebelum membuat program itu sebelumnya diracik dahulu menjadi sebuah algoritma kemudian programmer mentranslasikan algoritma menjadi sebuah program yang dapat diaplikasikan.

Pentingnya algoritma disini adalah agar pengerjaan suatu program dapat dilakukan dengan runtut dan rapi. Bisa saja kita membuat program terlebih dahulu tapi hal tersebut dapat dipastikan, dalam pengerjaannya, akan tersendat-sendat.Hal itu dikarenakan dalam proses pembuatan program, seorang programmer akan membayangkan / menghayal bagaimana aplikasi yang dibuat nantinya, yang kemudian diperparah dengan terjadimya bugs maupun error karena belum memprediksi kesalahan dan lain-lainnya sebelumnya .Maka dari itu pembuatan algoritma harus disertai logika yang selaras karena logika dan algoritma merupakan ilmu atau seni untuk mengurutkan suatu pekerjaan seurut-urutnya. Pembuat algoritma juga harus dapat mengimajinasikan aplikasi yang akan dibuat nantinya dan membuat langkah-langkah tersebut dapat dipahami oleh pembuat program(programmer).Sebelum membuat algoritma, dijadikan dulu sebuah pemodelan atau rancangan membuat algoritma jadi pemograman disitu menjadi bagian dari rancangan-rancangan yang sudah diperhitungkan dan diracik sesempurna mungkin, karena itu semua satu kesatuan dari algoritma dan pemograman saling berkaitan

 

     Kelebihan Algoritma:

a.    Algoritma ini hanya melakukan sedikit perhitungan matematis yang berhubungan dengan masalah yang ingin diselesaikan. Karena sifat perubahan evolusi alamiah, maka algoritma ini akan mencari penyelesaian tanpa memperhatikan proses-proses yang berhubungan dengan masalah yang diselesaikan secara langsung. Algoritma ini juga dapat mengendalikan fungsi objektif dan batasan yang didefinisikan, baik pada ruang pencarian diskrit atau ruang pencarian analog.

b.     Operator-operator evolusi membuat algoritma ini sangat efektif pada pencarian global.

c.  Algoritma ini memiliki fleksibilitas yang tinggi untuk dihibridkan dengan metode pencarian lainnya agar lebih efektif.

d.      Mampu menangani atribut yang kosong (Missing Value).

e.      Mampu menangani atribut dengan kontinu.

f.       Memangkas pohon keputusan untuk mengatasi overfitting.

g.      Cepat dalam mengambil keputusan.

h.      Efisien dan tidak memerlukan waktu banyak.


i.       Sangat mudah di implementasikan pada beberapa permasalahan yang ada.

 

Kekurangan Algoritma:

a.      Algoritma hanya dapat digunakan untuk menangani sampel-sampel yang dapat disimpan secara keseluruhan dan pada waktu yang bersamaan di memori.

b.      Memiliki hasil akhir yang kurang baik karena tidak memikirkan konsekuensinya.

c.      Tidak dapat memantau parameter.


d.      Tidak ada opsi lain jika persoalan tidak dapat diselesaikan.


e.     Adanya ketidakpastian untuk menghasilkan solusi optimum global, karena sebagian besar dari algoritma ini berhubungan dengan bilangan random yang bersifat probabilistik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengantar Komputer & TI_Simbol-Simbol Flowchart

  Simbol-simbol yang biasa digunakan dalam flowchart dibagi menjadi 3 bagian diantaranya: 1.      Flow direction symbols Simbol ini biasan...