Minggu, 11 Juli 2021

Pengantar Komputer & TI_Simbol-Simbol Flowchart

 



Simbol-simbol yang biasa digunakan dalam flowchart dibagi menjadi 3 bagian diantaranya:

1.    Flow direction symbols

Simbol ini biasanya digunakan untuk menghubungkan simbol satu dengan simbol lain atau yang disebutnya dengan connecting line.

2.    Processing symbols

Simbol ini merupakan symbol yang menunjukan jenis operasi pengolahan pada suatu proses/prosedur.

3.    Simbol input/output

Simbol ini merupakan symbol yang biasa menunjukkan jenis peralatan yang digunakanya sebagai media alat input atau output.

Simbol — Simbol Flowchart  :

a)    SIMBOL ARUS (FLOW DIRECTION SYMBOL)

b)    SIMBOL TITIK TERMINAL (TERMINAL POINT SYMBOL)

c)     SIMBOL PENGHUBUNG (SYMBOL ONE CONNECTOR)

d)    SIMBOL BARIS PENGHUBUNG (SYMBOL OFF PAGE CONNECTOR)

e)    SIMBOL PROSES (PROCESSING SYMBOL)

f)      SIMBOL KEPUTUSAN (SYMBOL DECISION)

g)    SIMBOL KELUAR MASUK (SYMBOL INPUT-OUTPUT)




Hal- Hal Yang Harus Dipenuhi Dalam Membuat Flowchart :

Dalam membuat suatu flowchart tentunya tidak ada rumus atau patokan bersifat mutlak.
Karena flowchart adalah suatu gambaran hasil pemikiran manusia dalam menganalis suatu masalah-masalah dengan komputer.Sehingga flowchart yang dihasilkannya bisa bermacam variasi antara satu pemrogram dengan pemrogram lain. Namun dalam setiap garis besar, pada pengolahanya selalu terdiri dari tiga bagian utama, yakni seperti;

1.    Input berupa bahan mentah

2.    Proses pengolahan

3.    Output berupa bahan jadi.

Untuk pengolahan data dengan menggunakan komputer, dapat dirangkum dengan urutan dasar untuk memecahkan pada suatu masalah-masalah tertentu, berikut urutanya;

1. START: Berisi intruksi untuk persiapan pada peralatan yang di perlukan sebelum                 menangani pemecahan masalah

2. READ: Berisi instruksi untuk membaca suatu data dari sebuah peralatan input.

3.PROCESS: Berisi kinerja atau aktivitas yang berkaitan dengan pemecahan                              persoalan sesuai dengan data yang dibaca.

4. WRITE: Berisi instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke perlatan output.

5.END: Untuk mengakhiri kegiatan pada suatu pengolahan

Bila seorang dapat menganalisis pada suatu programmer tentunya akan membuat flowchart, pada hal ini ada beberapa petunjuk yang perlu diperhatikan, diantaranya seperti:

1.    Flowchart digambarkan dari suatu halaman misal dari atas ke bawah dan dari kiri kekanan.

2.    Aktivitas yang sudah digambarkan harus dapat didefinisikan secara hati-hati. Pada definisi ini harus bisa di fahami dan dimengerti oleh si pembacanya

3.    Kapan aktivitas dapat dimulai dan berakhir, itu harus bisa ditentukan dengan jelas.

4.    Setiap langkah-langkah dari suatu aktivitas harus dapat diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja

5.    Setiap langkah-langkah dari suatu aktivitas juga harus berada pada urutan yang benar (jangan sampai salah).

6.    Lingkup dan range dari suatu aktivitas yang digambarkan harus ditelusuri dengan cara berhati-hati. Untuk percabangan yang memotong aktivitas terutama yang masih dalam proses penggambaran, itu tidak perlu digambarkan pada suatu flowchart yang sama.

7.    Pada simbol konektor wajib digunakan, dan untuk percabangannya harus diletakan pada halaman yang terpisah. Jika tidak demikian maka akan menghilang pada keseluruhanya terhadap percabangan yang tidak berkaitan dengan sistem.

8.    Gunakan simbol-simbol flowchart yang sesuai dengan standarnya.

 


Selasa, 06 Juli 2021

Pengantar Komputer & TI_Flowchart

 



Flowchart memiliki 3 pengertian yaitu sebagai berikut :

a.    Bagan-bagan yang mempunyai arus  dimana merupakan bagan (chart) yang menunjukkan alir (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir (flowchart) digunakan terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi.Misal , sistem informasi perpustakaan, penggajian karyawan , sistem pergudangan dll.

 

Adapun Jenis Jenis Flowchart / Bagan Alir diantaranya : 

a.   System Flowchart -> dapat didefinisikan sebagai bagan yang menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. 

b.    Document Flowchart/Form Flowchart -> merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.

c.    Schematic Flowchart -> merupakan bagan alir yang mirip dengan bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem. Perbedaannya adalah, bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem, juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang digunakan. 

d.    Program Flowchart -> merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi bagan alir sistem. 

e.    Process Flowchart -> merupakan bagan alir yang banyak digunakan di teknik industri. Bagan alir ini juga berguna bagi analis sistem untuk menggambarkan proses dalam suatu prosedur.

Simbol — Simbol Flowchart / Bagan Alir :




B. Flowchart Adalah Bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah.

Maksudnya adalah dalam penulisan Flowchart dikenal dua model, yaitu Sistem Flowchart dan Program Flowchart :

1. System Flowchart -> Yaitu bagan yang memperlihatkan urutan prosedure dan proses dari beberapa file di dalam media tertentu.  Melalui flowchart ini terlihat jenis media penyimpanan yang dipakai dalam  pengolahan data.

2. Program Flowchart -> Yaitu bagan yang memperlihatkan  urutan dan hubungan proses dalam suatu  program. Dua jenis metode penggambaran program flowchart :

v  Conceptual flowchart, menggambarkan alur pemecahan masalah secara global. 

v  Detail flowchart, menggambarkan alur pemecahan masalah secara rinci . 

c. Flowchart Adalah salah satu cara penyajian algoritma menggunakan gambar dan anak panah sebagai strukturnya. Secara lebih spesifik, flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta pernyataannya. Dengan demikian, disimpulkan bahwa setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan antar proses ini digambarkan atau dihubungkan dengan garis penghubung. Dalam menggunakan flowchat dalam algoritma maka akan lebih memudahkan pembuat yang akan membuat program yang sangat rumit ketimbah menggunakan teknik penyajian tulisan baik itu stuktur bahasa atau pseucode. Karena dalam penyajiannya digambarkan tahap-tahap penyelesaian masalah dengan menggunakan kata-kata atau teks. Kelemahan cara ini adalah dalam penyusunan algoritma sangat dipengaruhi oleh tata bahasa pembuatnya, sehingga kadang-kadang orang lain sulit memahaminya.

 

Contoh algoritma menentukan bilangan genap atau tidak menggunakan flowchart :

Ø  kita tuliskan algoritmanya terlebih dahulu dan akan terlihat seperti ini :

Masukan bilangan

Jika bilangan habis dibagi 2, jika benar maka cetak “Ya”

Jika tidak, maka cetak “tidak”

Selesai.

  Setelah mengetahui definisi dari flowchart maka selanjutnya akan dibahas mengenai tujuan dan kegunaan flowchart,

yaitu sebagai berikut :

Tujuan dari flowchart ialah untuk menggambarkan suatu tahapan penyelesaian terhadap suatu masalah secara sederhana, terurai, rapi dan jelas dapat menggunakan simbol-simbol yang standar, berikut selengkapnya tujuan flowchart:

§  Menggambarkan suatu tahapan penyelesaian masalah.

§  Secara sederhana, terurai, rapi dan jelas.

§  Menggunakan simbol-simbol standar.

Kegunaan Flowchart

Pada dasarnya, flowchart dibuat dengan tujuan untuk menunjukkan setiap proses yang harus dilalui dalam suatu sistem.

Namun sebenarnya masih banyak lagi tujuan dari flowchart yang mungkin belum anda ketahui. Berikut ini akan dijelaskan mengenai beberapa kegunaan flowchart yang bisa anda simak dibawah ini:

a)  Merancang Proyek Baru

Ketika anda akan merancang suatu proyek, maka hal selanjutnya yang dapat anda lakukan ialah memetakan proyek tersebut ke bentuk flowchart, itu dapat membantu anda untuk merancang serangkaian langkah-langkah yang melibatkan keputusan bersama.

b)  Mengelola Alur Kerja

Untuk mengelola alur kerja, flowchart adalah cara yang paling penting dilakukan, sebab flowchart berperan dalam penentuan integritas dari proses tersebut yaitu dapat menciptakan hasil yang berkualitas berdasarkan prosedur.

c)  Memodelkan Proses Bisnis

Tujuan pemodelan flowchart dapat dilakukan untuk memberikan hasil yang konsisten dan dapat juga diprediksi.

d)  Mendokumentasikan Setiap Proses

Dalam menyelesaikan suatu proyek perlu adanya dokumentasi proses, dengan begitu, flowchart menjadi media yang bagus untuk memenuhi tujuan tersebut. Jika dibandingkan dengan membuat dokumentasi setiap proses melalui narasi dengan memetakannya ke dalam bentuk flowchart maka menggunakan flowchart merupakan hal yang lebih efisien dibanding dengan narasi.

e)  Merepresentasikan Algoritma

Biasanya sebelum menuangkan proyek tersebut kedalam bentuk program, para perancang sistem terlebih dahulu menentukan algoritma untuk menyelesaikan proyek tersebut menggunakan SDL. SDL “Specification and Description Language” merupakan suatu spesifikasi bahasa yang digunakan untuk mendeskripsikan perilaku dari sistem tersebut.

f)   Mengaudit Proses

Secara umum, flowchart dapat digunakan untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi dalam setiap proses. Flowchart dapat membantu anda menyelesaikan permasalahan dengan cara membagi setiap langkah dari proses itu kedalam segmen-segmen yang lebih kecil, kemudian memeriksa bagian mana yang tidak berfungsi atau perlu diadakan perbaikan.





 


Rabu, 30 Juni 2021

Pengantar Komputer & TI_Penggunaan Algoritma

 

 

Algoritma adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Banyak cabang ilmu komputer yang diacu dalam terminologi algoritma. Hampir di semua aktivitas pemrograman pasti tidak akan lepas dengan yang namanya algoritma karena menjadi dasar pijakan yang paling penting dalam membuat suatu program. Tanpa adanya pengetahuan lebih mengenai algoritma pemrograman maka hasil yang diperoleh pasti tidaklah maksimal. Salah satu yang paling penting bagi seorang programmer sebelum membuat program adalah memahami terlebih dahulu logika yang akan dipakai atau biasa disebut algoritma yang akan digunakan. Sebelum membuat program Anda harus mengetahui pengertian dari algoritma pemrograman.

Pengertian algoritma adalah suatu urutan atau alur yang dipakai dalam perhitungan atau pemecahan masalah secara sistematis, dan dalam aktivitas pemrograman algoritma seringkali dianggap sebagai logika dalam penentuan program yang akan dibuat. Pendapat lain mengatakan definisi algoritma adalah proses atau serangkaian aturan yang harus diikuti dalam perhitungan atau operasi pemecahan masalah lainnya, terutama oleh komputer. Dengan kata lain, semua susunan logis yang diurutkan berdasarkan sistematika tertentu dan digunakan untuk memecahkan suatu masalah dapat disebut dengan algoritma. Algoritma pemrograman menjelaskan cara melakukan sesuatu, dan komputer Anda akan melakukannya persis seperti itu setiap saat.

Langkah-langkah di dalam algoritma haruslah logis, ini berarti hasil dari urutan langkah  -   langkah tersebut harus dapat ditentukan, benar atau salahnya. Pengaruh sebenarnya algoritma pada pemograman yaitu pada letak langkah-langkah sebelum membuat program itu sebelumnya diracik dahulu menjadi sebuah algoritma kemudian programmer mentranslasikan algoritma menjadi sebuah program yang dapat diaplikasikan.

Pentingnya algoritma disini adalah agar pengerjaan suatu program dapat dilakukan dengan runtut dan rapi. Bisa saja kita membuat program terlebih dahulu tapi hal tersebut dapat dipastikan, dalam pengerjaannya, akan tersendat-sendat.Hal itu dikarenakan dalam proses pembuatan program, seorang programmer akan membayangkan / menghayal bagaimana aplikasi yang dibuat nantinya, yang kemudian diperparah dengan terjadimya bugs maupun error karena belum memprediksi kesalahan dan lain-lainnya sebelumnya .Maka dari itu pembuatan algoritma harus disertai logika yang selaras karena logika dan algoritma merupakan ilmu atau seni untuk mengurutkan suatu pekerjaan seurut-urutnya. Pembuat algoritma juga harus dapat mengimajinasikan aplikasi yang akan dibuat nantinya dan membuat langkah-langkah tersebut dapat dipahami oleh pembuat program(programmer).Sebelum membuat algoritma, dijadikan dulu sebuah pemodelan atau rancangan membuat algoritma jadi pemograman disitu menjadi bagian dari rancangan-rancangan yang sudah diperhitungkan dan diracik sesempurna mungkin, karena itu semua satu kesatuan dari algoritma dan pemograman saling berkaitan

 

     Kelebihan Algoritma:

a.    Algoritma ini hanya melakukan sedikit perhitungan matematis yang berhubungan dengan masalah yang ingin diselesaikan. Karena sifat perubahan evolusi alamiah, maka algoritma ini akan mencari penyelesaian tanpa memperhatikan proses-proses yang berhubungan dengan masalah yang diselesaikan secara langsung. Algoritma ini juga dapat mengendalikan fungsi objektif dan batasan yang didefinisikan, baik pada ruang pencarian diskrit atau ruang pencarian analog.

b.     Operator-operator evolusi membuat algoritma ini sangat efektif pada pencarian global.

c.  Algoritma ini memiliki fleksibilitas yang tinggi untuk dihibridkan dengan metode pencarian lainnya agar lebih efektif.

d.      Mampu menangani atribut yang kosong (Missing Value).

e.      Mampu menangani atribut dengan kontinu.

f.       Memangkas pohon keputusan untuk mengatasi overfitting.

g.      Cepat dalam mengambil keputusan.

h.      Efisien dan tidak memerlukan waktu banyak.


i.       Sangat mudah di implementasikan pada beberapa permasalahan yang ada.

 

Kekurangan Algoritma:

a.      Algoritma hanya dapat digunakan untuk menangani sampel-sampel yang dapat disimpan secara keseluruhan dan pada waktu yang bersamaan di memori.

b.      Memiliki hasil akhir yang kurang baik karena tidak memikirkan konsekuensinya.

c.      Tidak dapat memantau parameter.


d.      Tidak ada opsi lain jika persoalan tidak dapat diselesaikan.


e.     Adanya ketidakpastian untuk menghasilkan solusi optimum global, karena sebagian besar dari algoritma ini berhubungan dengan bilangan random yang bersifat probabilistik.


Selasa, 04 Mei 2021

Pengantar Komputer & TI_Pengaplikasian DFD

 


1. Fungsi dari Data Flow Diagram adalah :

1. Mengkombinasikan pengetahuan sistem dengan pengguna.DFD dapat memberikan kemudahan pengguna dalam menjalankan sistem yang dimana segala sesuatu yang ada pada sistem dapat dimengerti oleh pengguna

2.   Memudahkan pemahaman terhadap sistem karena adanya keterkaitan antara sistem dan sub sistem

3.   Mampu memperlihatkan proses yang ada di sistem

4. Menekankan pada pengolahan data atau menstransformasikan data saat berpindah dari satu proses ke proses lain

5.  Sebagai alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.

6.   Sebagai salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.

7.  Sebagai alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.


2. DFD untuk peminjaman buku di perpustakaan 


Deskripsi sistem peminjaman buku di suatu perpustakaan :

– Pada saat pendaftaran, identitas anggota diserahkan ke petugas untuk dicatat jika belum terdaftar, lalu dibuatkan kartu anggoa.

– Proses peminjaman diawali dengan menyerahkan kode buku pinjaman dan kartu anggota ke petugas administrasi perpustakaan

– Petugas akan memeriksa buku yg dipinjam, jika ada, buku pinjaman akan dicatat pada catatan peminjaman buku, kemudian dibuatkan bukti peminjaman buku untuk peminjam.

 – Kartu buku disimpan petugas dan Buku beserta bukti peminjaman diterima peminjam.

– Sistem ini harus dapat menghasilkan laporan peminjaman untuk Pimpinan dan Daftar pengeluaran buku untuk Bag.Pengadaan.

 – Buku-buku yang tersedia diperoleh dari bag.pengadaan.


Langkah-langkah:

1. Identifikasi entitas-entitas

2. Tetapkan kebutuhan fungsional(requirement)

3. Data apa yang perlu disimpan

4. Buat diagram konteks dengan mengacu pada no 1 dan 2

5. Gambarkan DFD level-0 dan level-1 (bila perlu) sesuai no.2

1. Identifikasi entitas-entitas

Entitas (E) : Anggota, bag. Pengadaan, Pimpinan

2. Tetapkan kebutuhan fungsional (requirement)




o Cari dt-anggota 1.1

o Rekam dt anggota 1.2

o Cetak kartu anggota 1.3

1.0 Pendaftaran

o Rekam dt buku                                           2.0

o Cari dan tampilkan status buku                    3.0



o Rekam peminjaman 4.1       

o Cetak bukti peminjaman 4.2

o Update buku 4.3

4.0 Peminjaman



o Cetak daftar pengeluaran buku 5.1

o Cetak laporan peminjaman 5.2

2.      Data yang perlu disimpan:

o Anggota

o Buku

o Peminjaman

 5.0 Pelaporan

3.      Buatlah Diagram Konteks:

Diagram Konteks Sistem Peminjaman Buku



DFD level-1 Proses 1.0


DFD Level-1 Proses 4.0:



DFD Level-1 Proses 5.0:



 5. Pemodelan Data (diagram ER)


6. Kamus Data 

a. Data Store 
1. Anggota=@Kd-anggota + nm-anggota+tgl-lahir+tgl_daftar 
2. Buku= @Kd-buku + judul + penerbit+pengarang+stok 
3. Pinjaman=@no-pinjam+tgl_pinjam+tgl_kembali+kd-anggota+kd_buku

 b. Aliran Data 
1. Id-anggota=nm_anggota+tgl_lahit+no_identitas 
2. Kartu Anggota=@Kd-anggota + nm-anggota+tgl-lahir+tgl_daftar, masa berlaku 
3. Info status buku=kd_buku+judul+[ada]pinjaman 
4. Kd-buku-pinjaman=[kd_buku | judul | pengarang] 
5. Bukti-pinjaman=no-bukti + kd-anggota+ nm_anggota + tgl pinjam + {kd_buku + judul + pengarang      + penerbit} + tgl_hrs_kembali + nm_petugas 
6. Daftar pengeluaran buku= periode + { no + kd_buku + judul + pengarang + tgldipinjam} 
7. Lap peminjaman = periode lap + {no + no_pinjam + kd_buku + judul + tgl_pinjam + tgl_kembali} +     nm_petugas Keterangan Kamus Data - Kd_anggota = 10{karakter}10 - Nm_anggota =          1{karakter}25 - Tgl_lahir = dd/mm/yyyy = tgl_daftar - Stok = 1{numeric}9

Keterangan Kamus Data 
- Kd_anggota = 10{karakter}10
 - Nm_anggota = 1{karakter}25 
- Tgl_lahir = dd/mm/yyyy = tgl_daftar 
- Stok = 1{numeric}9 
- Karakter = [A-Z | a-z | 0-9 | | /] 
- Numerik = [0-9]

7. Spesifikasi Proses
 1. Nama proses : 2.0 Rekam data buku
     Input: id_buku, table buku 
     Output: tablel buku 
     Deskripsi: 
     Begin 
               Open table buku
               Input id-buku 
               Validasi 
               If not valid 
                          Then tampilkan pesan 
                          Else rekam ke table 
               Endif 
               Close table 

2. Nama proses : 4.1 Rekam pemijaman 
Input: kd_buku pinjaman, table buku, table anggota 
Output: tablel peminjaman 
Deskripsi: 
Begin 
            Open table buku, anggota, peminjaman 
            Input kd-buku pinjaman 
            Validasi ke table buku dan anggota 
            If not valid 
                        Then tampilkan pesan 
                        Else rekam ke table peminjaman 
Endif 
Close table 

3. Nama proses : 5.1 Cetak laporan peminjaman 
Input: kd_buku pinjaman, table buku, table anggota 
Output: laporan peminjaman 
Deskripsi: 
Begin 
            Open table buku, anggota, peminjaman 
            Input periode laporan 
            Saring data peminjaman 
            While not EOF peminjaman Do 
                            Baca record peminjaman 
                            Search ke table buku 
                            Simpan ke table temporer 
                            Tampilkan atau cetak laporan
        EndWhile

        Close table 
End 

4. Nama proses : 4.3 Update buku 
Input: table peminjaman, table buku 
Output: table buku 
Deskripsi: 
Begin 
            Open table buku, peminjaman 
            Get kode buku dari peminjaman 
            Search ke table barang 
            Hitung stok=stok-jml_pinjam 
            Rekam dan update stok 
            Close semua tabel 
End
 5. Nama proses : 1.1 Cari data anggota 
Input: id-anggota, table anggota 
Output: hasil pencarian
Deskripsi: 
Begin 
            Open table anggota 
            Input id-anggota 
            While not EOF anggota 
                             If id-anggota = id_tabel_anggota 
                                                Then tampilkan data anggota 
                                                 Else data tdk ada 
                             endif 
            endWhile 
            close table anggota 

End




Pengantar Komputer & TI_Simbol-Simbol Flowchart

  Simbol-simbol yang biasa digunakan dalam flowchart dibagi menjadi 3 bagian diantaranya: 1.      Flow direction symbols Simbol ini biasan...