Kalian tahu apa itu "Skill"? yaps jika di translate dalam bahasa Indonesia yaitu "Keterampilan".
Definisi skill sendiri yaitu kemampuan dalam menggunakan akal,ide,pikiran dan kreatifitas dalam mengubah,mengerjakan atau membuat sesuatu agar lebih menghasilkan nilai dari pekerjaan tersebut secara mudah dan cermat.
Setelah mengetahui definisi tersebut ternyata "SKILL" dibedakan menjadi 2 yaitu :
1. SOFT SKILL
Apakah dalam diri kalian terdapat "soft skill"? Pasti bertanya - tanya bukan?
Yuk simak penjelasannya 😉
Dalam dunia perkuliahan pasti kita sudah tidak asing lagi dengan kata "soft skill",kenapa demikian? karena setelah kita lulus dari perkuliahan kita akan memasuki dunia kerja dimana pada saat kita kerja harus memiliki soft skill di dalam diri kita. Sepenting itukah soft skill? yaps jika berbicara soal penting atau tidaknya tentu nya sangat penting karena ada beberapa alasan yang menjelaskan pentingnya
"SOFT SKILL" diantaranya :
a. Jika berbisnis harus memiliki "Soft Skill"
Kenapa demikian? Dalam dunia bisnis kita harus berhadapan dengan konsumen dimana kemampuan berkomunikasi secara efesien dan efektif terhadap konsumen sangat diperlukan. Karena hal tersebut merupakan faktor vital dalam menentukan keberhasilan suatu kegiatan organisasi.Lalu bagaimana dengan bisnis online atau hal yang berkaitan dengan teknologi internet dan telepon pinter?tentu saja hal tersebut dapat dinilai konsumen dengan memperhatikan setiap pelayanan yang diberikan melalui media online.
b. Soft Skill lebih menantang untuk di pelajari
Bukankah soft skill tidak perlu di pelajari? Memang tidak tetapi kita butuh berlatih berulang kali hingga perilaku kita berubah menjadi lebih baik karena tidak ada hubungannya dengan pengetahuan atau keahlian, tetapi terkait erat dengan karakter seseorang. Dibutuhkan upaya sadar, latihan yang berkelanjutan, dan komitmen untuk pengembangan diri untuk meningkatkan soft skills kita.
c. Tempat Kerja masa depan akan mengadalkan "Soft Skill"
Berarti tidak harus menjadi orang pintar? Otomatisasi dan kecerdasan buatan akan menghasilkan proporsi pekerjaan yang lebih besar dengan mengandalkan soft skill. Berkat teknologi mutakhir, tugas-tugas hard skills menurun, menjadikan soft skills sebagai pembeda utama di tempat kerja. Sebagai contoh, lihat studi yang menarik dari Deloitte Access Economics ini, yang memperkirakan bahwa dua pertiga dari semua pekerjaan di Australia akan bergantung pada penguasaan pengertian apa itu soft skills pada tahun 2030. Tren ini pasti akan mencerminkan dunia kerja secara global pula.
Jadi apa itu "SOFT SKILL" ?
Definisi "Soft Skill" sendiri yaitu keterampilan seseorang yang berhubungan dengan kecerdasan emosional,yang terdapat dalam diri seseorang yang dapat mempengaruhi hubungan,interaksi dan komunikasi dengan orang lain.
Berhubungan dengan apakah "SOFT SKILL" ?
1. Kemampuan Berkomunikasi
2. Berfikir Kritis
3. Manajemen Waktu
4. Kecerdasan Emosi
5. Menyelesaikan Konflik,dan sebagainya.
Jika semua sudah ada didalam diri kita,Lalu apa lagi yang harus kita lakuin?
Setelah kita mengetahui pengertian,pentingnya soft skill sampai contoh dari soft skill sendiri,apakah kalian sudah mengatahui cara "Mengasah Soft Skill" dalam diri kita agar kemampuan kita dalan hal tersebut menjadi lebih baik.
2. HARD SKILL
Jika "Soft Skill" tidak perlu dipelajari,dihitung bahkan tidak membingungkan,secara otomatis "Hard Skill" kebalikkannya?
Yuk Simak lagi 😊
Definisinya dulu yuk.....
Hard Skill adalah kemampuan seseorang yang dapat di pelajari yang diperoleh dan ditingkatkan melalui latihan, pengulangan, dan pendidikan.Dan merupakan bagian dari rangkaian keterampilan yang diperlukan setiap indivud agar dapat menyelesaikan suatu pekerjaan.
HARD SKILL = IQ (Intelligence Quotient/Kecerdasan Intelektual)
Untuk kepentingan apakah "Hard Skill"?
Di dalam dunia kerja hard skill sanga di perlukan untuk meningkatkan produktivitas dan efesiensi karyawan juga meningkatkan kepuasaan karyawan agar sukses dalam melakukan pekerjaanya.
Dari mana kita bisa mendapat "Hard Skill"?
Hard skill bisa diperoleh melalui program pendidikan dan pelatihan formal, termasuk kuliah, magang, kelas pelatihan jangka pendek, kursus online, dan program sertifikasi, serta pelatihan di tempat kerja.
"Bisnis hanya menggunakan 'Hard Skill tidak akan sukses",ko bisa?
Tentu bisa.Karena pada dasarnya berbisnis wajib melakukan pendekatan dengan konsumen agar dapat saling bekerja sama selain itu agar konsumen dapat tertarik dengan bisnis yang sedang kita jalankan maka dari itu harus diseimbangkan dengan "soft skill".
Lalu peran "hard skill" dalam bisnis apa?
Dalam bisnis, hard skill paling sering merujuk pada dasar-dasar akuntansi dan pemodelan keuangan. Dalam arti luas, pengertian hard skill dapat merujuk pada kecakapan dalam tugas kompleks. Kefasihan dalam bahasa, pengetahuan tentang photoshop atau powerpoint, atau keahlian dalam pertukangan adalah semua hard skill yang dapat dipelajari dan ditingkatkan dengan latihan.
- Microsoft office
- Media sosial
- Html,dan sebagainya.
- Data mining
- Data presentation
- Resource management

Tidak ada komentar:
Posting Komentar